Jakarta (ANTARA News) - Presiden Susilo Yudhoyono menilai intelijen setempat lemah dalam mendeteksi dini kasus penyerangan masyarakat Islam aliran Syiah di Sampang, Madura, Jawa Timur. "Respons SBY itu hanya untuk menyelamatkan citra dirinya di mata internasional," kata Ketua Setara Institute, Hendardi.