Selasa, 28 Agustus 2012

Menko Polhukam tangani kasus sampang

Jakarta Menko Polhukam, Djoko Suyanto, meminta polisi segera bertindak terkait tewasnya warga Syiah di Sampang. Siapapun pelakunya harus diseret ke meja hijau.

"Dengan latar belakang apapun dan siapa pun yang berbuat tindak kekerasan seperti itu polisi harus segera menindak pelakunya sesuai hukum yang berlaku," kata Djoko dalam pernyataannya, Minggu (26/8/2012).

Djoko juga meminta agar tokoh masyarakat, kepala daerah, dan tokoh agama melakukan upaya agar peristiwa ini tidak terulang.

"Para tokoh agama, tokoh masyarakat dan aparat pemerintah daerah juga harus ikut menentramkan dan mencegah terulangnya kejadian seperti ini," tuturnya.

Kerusuhan berlatar belakang agama di Sampang bermula dari cekcok yang terjadi antara santri pengikut Syiah dengan sekelompok orang yang tak dikenal. Mobil para santri yang hendak keluar dari Sampang itu dihadang dalam perjalanannya ke Bangil sekitar pukul 11.00 WIB.

Sempat terjadi cekcok, mobil yang ditumpangi santri akhirnya memutuskan kembali ke rumah di Dusun Nangkernang, Desa Karanggayam, Kecamatan Omben dan Desa Bluuran, Kecamatan Karang Penang.

Namun kemudian pecah bentrokan antar kedua pihak. Satu orang tewas dan beberapa warga luka berat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar